Kick-Off Meeting Penelitian INTRO-TB-VAX Indonesia Resmi Dilaksanakan di Bandung
INAVIMED menyelenggarakan Kick-Off Meeting penelitian INTRO-TB-VAX Indonesia di Bandung sebagai langkah awal studi implementasi vaksin TB untuk mendukung strategi nasional pengendalian tuberkulosis
4/20/20262 min read
Bandung, 14 April 2026 — PT Inovasi Era Nusantara (INAVIMED) menandai langkah strategis dalam upaya pengendalian tuberkulosis melalui penyelenggaraan Kick-Off Meeting penelitian INTRO-TB-VAX Indonesia yang dilaksanakan di EL Hotel Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00 hingga 12.30 WIB ini menjadi momentum awal dimulainya studi implementasi vaksin TB yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan kebijakan dan strategi vaksinasi di Indonesia.
Sebagai negara dengan beban tuberkulosis yang masih tinggi, Indonesia membutuhkan pendekatan inovatif yang tidak hanya berfokus pada pengembangan vaksin, tetapi juga pada strategi implementasi yang tepat sasaran. Penelitian INTRO-TB-VAX hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan komprehensif yang mengkaji aspek epidemiologi, penerimaan masyarakat, hingga kesiapan sistem kesehatan dalam mendukung distribusi vaksin TB pada populasi remaja dan dewasa
Kegiatan ini menghadirkan para pemangku kepentingan kunci dari tingkat nasional hingga daerah, termasuk unsur pemerintah, akademisi, tenaga kesehatan, serta tim peneliti lintas institusi. Dalam sambutannya, Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, MSc, Sp.P(K) selaku Principal Investigator menegaskan bahwa penelitian ini tidak hanya berorientasi pada pengumpulan data, tetapi juga pada pembentukan fondasi kebijakan berbasis bukti yang berkelanjutan. Ia juga memperkenalkan tim peneliti yang terdiri dari para ahli multidisiplin yang akan berperan dalam pelaksanaan studi ini.
Dukungan pemerintah daerah disampaikan oleh drg. Yus Ruseno, MSc.PH, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, yang menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam memastikan keberhasilan implementasi program pengendalian TB. Sementara itu, komitmen pemerintah pusat ditegaskan melalui sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang menyampaikan bahwa riset implementasi menjadi elemen krusial dalam mempersiapkan introduksi vaksin TB di masa mendatang
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan ilmiah yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai desain dan metodologi penelitian. dr. Ibrahim Dharmawan, Sp.P memaparkan pengenalan studi INTRO-TB-VAX, termasuk pendekatan mixed-methods yang digunakan untuk mengevaluasi prevalensi infeksi TB laten, preferensi masyarakat terhadap vaksin, serta efektivitas berbagai strategi distribusi vaksin di berbagai setting komunitas dan non-komunitas. Selanjutnya, Prof. Erlina Burhan menyampaikan materi mengenai peran strategis studi implementasi dalam roadmap vaksin TB Indonesia, termasuk pentingnya kesiapan sistem kesehatan, regulasi, serta kepercayaan publik dalam menentukan keberhasilan program vaksinasi
Diskusi panel yang menjadi bagian integral dari kegiatan ini membuka ruang dialog konstruktif antar pemangku kepentingan, guna menyelaraskan perspektif dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Melalui forum ini, diharapkan tercipta pemahaman bersama mengenai tantangan dan peluang dalam implementasi vaksin TB, sekaligus memperkuat komitmen kolektif untuk mendorong percepatan eliminasi TB di Indonesia.
Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pelaksanaan dan pengelolaan riset klinis, INAVIMED akan terus berperan aktif dalam mendukung penelitian nasional dan kolaborasi global, khususnya dalam bidang penyakit respirasi dan infeksi. Melalui inisiatif ini, INAVIMED menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi berbasis bukti yang berdampak nyata bagi penguatan sistem kesehatan dan percepatan eliminasi tuberkulosis di Indonesia.



